Bandung Creative Community Forum (BCCF) bersama
komunitas-komunitas lainnya membersihkan Babakan Siliwangi (Baksil) dari
sampah-sampah konsumen, Minggu (18/9/2011). -
inilah.com/ageng rustandi
berita terkait
INILAH.COM, Bandung - Bandung Creative Community Forum (BCCF) bersama komunitas-komunitas lainnya membersihkan Babakan Siliwangi (Baksil) dari sampah-sampah konsumen, Minggu (18/9/2011).
Ketua BCCF Ridwan Kamil menuturkan, kegiatan bersih-bersih Baksil dari sampah-sampah konsumen dilakukan untuk menyambut pelaksanaan konferensi lingkungan internasional 'TUNZA International Children and Youth Conference On the Environment 2011' yang akan digelar mulai Selasa (27/9/2011) mendatang.
"Jangan sampai pada saat pelaksanaan konferensi masih ada sampah di sekitar Baksil. Kalau masih banyak sampah kan jadi memalukan. Kita juga gak mau Baksil batal menjadi hutan kota dunia akibat sampah," ujar Ridwan saat ditemui di Baksil, Jalan Siliwangi Kota Bandung, Minggu (18/9/2011).
Pada kegiatan tersebut, BCCF mengandeng beberapa komunitas di Kota Bandung. Seperti komunitas foto, sundawani, arsitek dan komunitas yang tergabung dalam BCCF.
"Dari awal konsep menjadikan baksil sebagai hutan kota basisnya dari warga. Dan hari ini warga pula yang membersihkan Baksil, jumlahnya mencapai 200 orang," tambahnya.
Kegiatan bersih-bersih ini, lanjutnya, tidak hanya digelar menjelang pelaksanaan TUNZA International Children and Youth Conference On the Environment 2011. Rencananya, kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala minimal dalam satu bulan sekali.
"Harapannya kegiatan ini menjadi tradisi warga Bandung dalam menjaga hutan kota Baksil. Selain itu, kesadaran masyarakat kota Bandung bisa lebih baik," tegasnya. [gin]
sumber berita:http://www.inilahjabar.com